Unregistered Member
sign up
 Login

Username or Email

Password

Forget Password?

Free Register

 Main Page
 Announcement
 Discussion
 Article
 Photo Album
 Market Place
 Sharing List
 Stateboard
 Member List
 Like
 Applications
 Sign-Up

Article

 DilaDellila • 5 years ago • 1,381 viewed


Bahagian 2 : Bismillahirahmanirrahim. Kisah Nabi Musa AS danNabi Khidir AS(2). Tentang Tongkat Nabi Musa AS. Bagaimanakah kisahnya kezaliman Fir'aun ada hubungannya dengan Tongkat Musa. Dari mulai ular sihir yang ditelan ular dari jelmaan dari Tongkat Musa. Kawan kiranya boleh kami sampaikan tipu daya Fir'aun laknatullah pada Nabi Musa.

Karena kezaliman Fir'aun yang sudah menjadi jadi, mengaku ngaku dirinya tuhan yang tinggi "Ana rabbul'ala" Maka didatangkan banjir KUTU. Disaku baju ada kutu, kasut ada kutu, dimakanan ada kutu, dipakaian ada kutu, disetiap perabot ada kutu dan kutu. Kutu=kutu itu membuat rakyat Fir'aun berdemontrasi agar Fir'aun yang mengaku tuhan itu menghilangkan banjir kutu yang gatal dan memusingkan. Ternyata Fir'aun tak dapat membasmi kutukutu itu. Meskipun telah mengerahkan bala tentaranya. Malah kutukutu itu

bertambah banyak membuat orang menjadi gila. Dan Fir'aun mendatangi Nabi Musa AS dan berkata" Ya Musa, Ud'ulana Rabbaka bima 'ahida indaka la inkasyafta 'anna rijzalanuminanna laka wala nursilanna ma'aka banii Isrooila" Ertinya Wahai Musa, mohonkanlah untuk kami pada Tuhanmu dengan perantaraan kenabian yang diketahui Allah ada pada sisimu. Sesungguhnya jika kamu dapat menghilangkan azab( banjir kutu itu )dari kami maka pasti kami akan beriman kepadamu dan membiarkan Bani Israil pergi bersamamu. Musa pun berdoa pada Allah, kemudian atas perintah Tuhannya agar memukulkan tongkatnya sehingga kutu kutu itu pun lenyap. Tetapi apa?

Fir'aun mengingkari untuk beriman kepada Musa dan Allah SWT. Lalu didatangkannya oleh Allah katak hijau kelabu yang menjijikkan diseluruh negera Mesir penuh dengan katak. Tidak kira sama ada didalam rumah atau pun diluar rumah katak katak berloncatan sangat banyaknya. Kembali Fir'au di demo rakyatnya yang takluk padanya. Meminta kalau memang Fir'aun itu tuhan maka agar mengusir katakkatak yang membanjiri negeri nya. Fir'aun kewalahan, maka datang lah ia pada Musa dan meminta menghilangkan azab berupa katak katak yang bermaharajalela dan jika dikabulkan maka Fir'aun beserta bala tentaranya akan beriman pada Musa.

Setelah Musa mengabulkan permintaan Fir'aun dengan berharap Fir'aun sungguhsungguh mahu beriman pada Allah, maka dipukulkan Tongkat nya Musa ke katak katak yang membanjir itu seketika katak= katak itu menghilang atas izin Allah. Fir'aun tetap ingkar, tidak beriman pada Musa. Maka Allah pun mendatangkan banjir belalang, banjir darah dan juga TAUFAN. Secara berulang Fir'aun tetap tidak mau mengakui kenabian Nabi Musa meskipun telah berulang kali menunjukan Mukjizat Tongat untuk mengusir Banjir Belalang, Banjir Darah dan angin Taufan. Dan akhir Alloh pun menetapkan nasib Fir'aun laknatullah harus ditenggelamkan di laut bersama pasukannya. Disini juga Tongkat Nabi Musa As, atas perintah Allah membuat air laut terbelah menjadi 12 jalur dan menjadi dapat dilalui dengan berlari oleh Nabi Musa As dan 12 suku bani Israil. Begitu banyak nikmat pertolongan Allah atas bani Israil melalui Nabi Musa As.
Bani Israil telah diselamatkan dari penindasan Fir'aun, tetapi Bani Israil banyak tidak bersyukur. Maka dimulailah awal mula Allah memerintahkan Nabi Musa As. untuk menemui Hamba Allah yang kemudian dikenal oleh kita sebagai Khidir. Latar Belakang Nabi Musa As. Diperintah Allah untuk Bertemu Nabi Khidir As.

Ketika Nabi Musa As atas perintah Allah berkhutbah dihadapan 12 suku Bani Israil sebagaimana tertulis dalam Qur'an, " Wahai Bani Israil, ingatlah kamu semua akan nikmat nikmat Allah yang telah Allah nikmatkan atas kamu semua? Dan Kami melebihkan atas kamu kelebihan dari umat umat yang lain." (Al baqarah/47)

Sebenarnya nikmat yang mana saja yang mesti diingat oleh bani Israil? Diantara nikmat itu adalah : Pembebasan Bani Israil dari perbudakan, penindasan dari Fir'aun, ini adalah nikmat terbesar, nikmat kemerdekaan bani Isroil. Yang kedua, Bani Isroil mesti ingat waktu dikejarkejar Fir'aun bala tentaranya, maka atas izin Alloh melalui tongkat Nabi Musa As, laut pun terbelah 12 setelah dipukul oleh Nabi Musa dengan Tongkatnya.
Yang ketiga, Bani Isroil mesti ingat atas nikmat di saat kelaparan kemudian atas permintaan seseorang diantara mereka agar meminta pada Nabi Musa untuk mendo'a agar Alloh mendatangkan makanan dari langit. Kemudian kelaparan mereka tertolong makanan yang didatangkan dari langit atas izin Alloh. Yang keempat yaitu Nikmat bagi Bani Isroil ketika mereka kehausan tak ada air maka dengan Tongkat Nabi Musa As. Dipukulkan ke BATU besar memancarlah mata air dua belas sehingga masing masing suku medapatkan satu sumber. Bagi kita apakah kisah Nabi Musa As. Memukul batu dengan sajaroh/tongkatnya itu hanya sekedar cerita masa lalu tanpa pelajaran yang dapat dipraktekan? Simbol apakah Tongkat Nabi Musa As itu bagi kita? Perlambang apakah BATU besar yang dipukul dengan tongkat bisa memancarkan AIR segar menyegarkan. Disinilah fungsi Qur'an mesti kita praktekan, sebagai pelajaran, penuntun dan petunjuk bagi orang orang yang berfikir. Ditengahtengah khutbahnya Nabi Musa AS dihadapan Bani Isroil itu ada salah seorang yang bertanya kepada Nabi Musa AS, dengan pertanyaannya, sebagai berikut " WAHAI NABI MUSA, SIAPAKAH ORANGNYA YANG PALING PANDAI SEKARANG INI?" Di jawab oleh Nabi Musa As," AKU LAH ORANG PANDAI DIATAS BUMI INI" Dengan pernyataan Nabi Musa inilah ALLOH maha mendengar siapa yang berkata baik dengan dilahirkan maupun didalam hatinya. Alloh langsung menegur Nabi Musa As. Dengan firmanNya," MUSA, ANAA LI ABDAANI HUWA A'LAMU MINKA…"

Artinya "Wahai Musa, Aku mempunyai hamba yang lebih pandai dari kamu…" Seperti sengat petir disiang bolong Nabi Musa mendapat teguran Alloh, dan dengan tunduk berkata," Dimanakah kami dapat bertemu hambaMu yang lebih pandai dari aku". Kemudian Alloh menjawab," HambaKu bisa ditemui disuatu tempat yang disebut MAJMA AL BAHRAIN". Dari sinilah awal pencarian Nabi Musa AS untuk bertemu hamba Alloh yang lebih pandai dari nya yang kita kenal dengan Nama Nabi Khidir. Apakah Majma al Bahrain, dan bagaimana cara bertemu Khidir itu, ikuti sambungan kisah ini pada seri ke3
Alhamdulillahirobbil'alam

Virtual Friends - Copyright © 2001-2014 Webber Dot My Solutions (002351632-A). All rights reserved